Kupas apel dan potong kecil-kecil. Beri sari lemon, aduk rata.
Tambahkan gula merah, gula pasir, kayumanis bubuk, dan biji pala bubuk. Aduk rata, lalu simpan dalam kulkas minimal 30 menit hingga apel mengeluarkan sarinya.
Tambahkan tepung maizena, aduk rata. Lalu masak hingga sari apel mengental dan apel lunak. Matikan api.
Masukkan margarin, aduk rata. Biarkan panasnya hilang.
Siapkan puff pastry. Jika puff pastry beku, taburi terigu & biarkan melunak. Lalu gilas jika ingin hasil yang tipis.
Potong 1 lembar puff pastry menjadi 4 bagian. Ambil 1 potong, letakkan isian apel di tengahnya.
Oles tipis pinggirannya dengan air. Lipat pastry berbentuk segitiga. Tekan-tekan bagian pinggirnya dengan garpu.
Oles bagian atasnya dengan kuning telur, lalu tusuk-tusuk dengan garpu. Panggang ± 180℃ selama 20 - 25 menit.
Pernah sekali mencoba puding sedot dan saya langsung suka. Teksturnya tak sepadat puding biasanya, hampir mirip kembang tahu. Rata-rata orang membuatnya dengan susu kental manis. Tapi, karena saya lebih suka susu sapi, akhirnya saya coba-coba membuatnya dengan menggunakan 100% susu sapi. Rasanya "nyusu" banget. Oh ya, kalau suka susu kedelai, bisa juga dicampur sesuai selera. Rasanya tetap enak.
Resep Puding Sedot Susu Sapi Hasil: 6-7 pouch @200-230 ml
Bahan:
1500 ml susu tawar
130 - 150 gr gula pasir, sesuai selera
7,5 gr (setengah bungkus) bubuk jelly tawar
1,5 sdm tepung maizena
1/8 sdt garam
Pewarna atau perisa makanan
Plastik standing pouch
Cara membuat:
Campur susu dengan gula pasir dan garam. Aduk rata, cicipi, dan sesuaikan dengan selera.
Masukkan bubuk jelly, aduk rata.
Larutkan tepung maizena dengan sedikit susu. Lalu campur dengan susu yang telah dicampur bahan lainnya tadi.
Masak hingga pinggiran susu berbuih sambil diaduk-aduk agar susu tidak pecah.
Setelah matang, bagi susu menjadi beberapa bagian, dan beri pewarna atau perisa makanan.
Masukkan puding ke dalam plastik standing pouch. Jangan ditutup dulu, biarkan hingga panasnya benar-benar hilang. Lalu dinginkan dalam kulkas.
Meskipun disebut Brownies tapi tekstur dan proses pembuatan kue basah yang satu ini lebih menyerupai kue bolu. Kue yang dimatangkan dengan cara dikukus ini dikenal sebagai salah satu kue oleh-oleh khas kota Bandung.
Resep ini saya intip dari blog just try & taste dan channel youtube Pak Hendra DS. Tapi, saya hanya membuat setengah resepnya saja. Karena, loyang brownies yang saya punya ukurannya kecil (18x10x7 cm). Kalau loyang Anda lebih besar dari loyang saya, takaran resep di bawah ini tinggal dikalikan dua saja, ya.
Brownies Kukus
Bahan:
60 gr margarin
35 gr cokelat masak
42,5 gr terigu protein sedang
17,5 gr cokelat bubuk
1/4 sdt baking powder
1/4 sdt vanili bubuk
75 gr gula pasir
2 butir telur
5 gr (1 sdt) TBM/SP/ovalet
30 gr susu kental manis cokelat
Cara membuat:
Tim margarin dan cokelat masak hingga meleleh. Sisihkan.
Campur dan ayak terigu, cokelat bubuk, baking powder, dan vanili bubuk. Sisihkan.
Kocok gula, telur, dan TMB hingga mengembang, kental, dan berjejak (kira-kira 5-7 menit) dengan menggunakan mixer kecepatan tinggi.
Masukkan campuran terigu. Kocok lagi dengan kecepatan rendah (speed 1) asal rata saja.
Masukkan lelehan margarin dan cokelat masak, aduk rata dengan spatula.
Ambil dan pisahkan adonan ± 50 gram, campur dengan susu kental manis. Sisihkan.
Bagi dua adonan yang tersisa. Masukkan salah satunya ke dalam loyang yang telah dioles margarin dan terigu. Ratakan dan kukus selama 10 menit dengan api kecil - sedang. Panaskan kukusan sebelumnya. Jangan sampai air kukusan mengenai loyang.
Keluarkan loyang, masukkan adonan yang dicampur susu kental manis. Kukus lagi 10 menit.
Keluarkan loyang lagi, masukkan sisa adonan. Kukus kembali selama 30 menit.
Keluarkan kue dari kukusan, biarkan dingin. Keluarkan kue dari loyang, lalu potong-potong sesuai selera.
Catatan:
Untuk mempermudah mengeluarkan kue yang sudah matang dari loyang, sebaiknya gunakan pula baking paper sebagai alasnya.
Strudel adalah salah satu hidangan khas Austria yang juga populer di Eropa bagian tengah dan timur. Biasanya, rasa hidangan yang terbungkus pastry ini cenderung manis dengan isian yang bermacam-macam. Isiannya dapat berupa apel, keju, blueberry, strawberry, bahkan pisang cokelat. Seiring berjalannya waktu, hadir pula strudel dengan isian gurih sesuai dengan selera si pembuatnya, seperti strudel jamur, studel ayam, dll.
Kali ini saya membuat strudel manis dengan isian cream cheese dengan menggunakan puff pastry instan. Untuk isiannya, saya pakai cream cheese custard. Custard-nya saya bungkus plastic wrap dan dibentuk seperti lontong agar tidak "bleberan" saat dipanggang dan mempermudah saya saat menggulung pastry.
Ada sedikit kendala saat memanggangnya. Sembilan belas menit setelah strudel dimasukkan ke oven, listrik di rumah mati dan baru nyala 2 jam kemudian. Setelah listrik nyala lagi, buru-buru saya panaskan oven dan lanjut memanggangnya. Untung saja puff pastry-nya tetap bisa mengembang dengan baik. Langsung saja ya, berikut resepnya.
Resep Cream Cheese Strudel
Bahan cream cheese custard:
125-150 gr cream cheese (suhu ruang)
150 ml susu tawar
15 gr margarin atau mentega
40 - 50 gr gula pasir (sesuai selera)
1 butir kuning telur
25 gr tepung maizena
1/2 sdt garam
1 sdt perisa vanila
20 - 30 gr kismis (sesuai selera)
Bahan lainnya:
1 lembar puff pastry
1 butir kuning untuk olesan + sedikit air
Keju parut secukupnya
Cara membuat:
Kocok kuning telur, tepung maizena, garam, dan sebagian susu (± 50 ml). Cukup asal rata saja. Sisihkan.
Masak dengan api kecil, cream cheese, sisa susu, margarin, dan gula hingga susu agak hangat dan cream cheese meleleh.
Bentangkan plastic wrap. Letakkan setengah bagian adonan cheese custard di atasnya. Taburkan kismis, tambahkan sisa custard, lalu gulung hingga menyerupai lontong. Tunggu hingga panasnya hilang.
Gilas kulit pastry hingga tipis. Sebelum digilas, taburkan tepung terigu di bagian atas dan bawahnya.
Letakkan custard di atas pastry. Oles kuning telur pada bagian pastry yang akan dilipat. Lalu gulung kulit pastry. Bagian pastry yang ada sambungannya, diletakkan di bagian bawah, agar tidak lepas saat dipanggang.
Panggang dengan suhu 200℃ selama 40-45 menit (Saya pakai api atas bawah diletakkan di rak bawah, sesuaikan dengan oven masing-masing). 5 - 10 menit sebelum diangkat, oles bagian atasnya dengan olesan kuning telur dan beri keju parut.
Setelah matang, keluarkan dari oven. Biarkan panasnya hilang, lalu potong dan nikmati.
Catatan:
Jika suka manis, takaran gula pasir dapat ditambah sesuai selera. Selain gula, kismis juga dapat menambah cita rasa manis-asam pada custard.
Tambahkan keju cheddar parut sesuai selera pada custard jika menginginkan rasa custard yang lebih "ngeju".
Ngapain sih repot-repot beli roti tawar? Kan banyak yang jual. Tiap hari juga banyak tukang roti yang lewat depan rumah. Tinggal beli, beres!
Ah, tapi yang namanya penasaran, rasanya tangan gatel kalau ga bikin rusuh dapur, akhirnya saya coba bikin roti tawar sendiri dengan berbekal resep yang saya cari di cookpad. Hasilnya, sungguh wow. Hasil rotinya lembut banget walaupun tidak pakai telur maupun pelembut roti. Ga nyesel deh repot-repot bikin roti sendiri.
Resep Roti Tawar Tanpa Telur
Bahan biang:
200 ml susu cair tawar
5 gr (1,5 sdt) ragi instan
5 gr (1 sdt) gula pasir
Bahan utama:
270 gr tepung terigu protein tinggi
30 gr tepung terigu protein sedang
20 - 25 gr gula pasir
10 gr susu bubuk
30 gr margarin
1/2 sdt garam
Bahan lain:
Susu cair untuk olesan sebelum roti dipanggang
Margarin untuk olesan sesudah roti matang
Cara membuat:
Buat biang: hangatkan susu sebentar (suam-suam kuku). Jika terlalu panas, ragi bisa mati dan roti tidak dapat mengembang.
Tambahkan ragi instan dan gula pasir. Aduk dan tunggu hingga berbusa, sekitar 5 -10 menit.
Di wadah lain, campurkan kedua jenis tepung, gula pasir, susu bubuk, serta biang yang telah berbusa. Uleni hingga setengah kalis. Saya pakai mixer kecepatan rendah selama 3 - 5 menit.
Masukkan margarin dan garam. Uleni lagi hingga kalis elastis. Saya pakai hand mixer kecepatan sedang selama 10 - 13 menit. (Jika mixer terasa agak panas, istirahatkan 1 menit, lanjut uleni lagi.)
Setelah kalis elastis, bulatkan adonan. Oles tipis margarin di permukaannya. Tutup dengan kain selama 30 - 45 menit. Pada suhu yang cukup panas, 30 menit adonan sudah mengembang 2x lipat.
Kempiskan dan pipihkan adonan, lalu gulung (sesuaikan dengan panjang loyang). Kemudian, masukkan adonan ke dalam loyang yang telah dioles tipis margarin.
Tutup kembali adonan dengan kain dan diamkan hingga mengembang 2x lipat lagi selama 45 - 60 menit.
Panaskan oven 15 menit sebelum adonan roti dipanggang dengan suhu 170℃.
Lima menit sebelum adonan dipanggang, oles tipis permukaan adonan yang telah mengembang dengan susu cair.
Panggang adonan roti dengan suhu 170℃ selama 30-35 menit. (Sesuaikan suhu dan durasi pemanggangan dengan oven masing-masing).
Setelah matang, olesi dengan margarin agar terlihat mengkilat. Biarkan agak hangat, baru dikeluarkan dari loyang. Setelah panasnya hilang, potong roti dengan pisau tajam.
Catatan:
Saya menggunakan loyang dengan ukuran 18x10x7 cm. Hasilnya, bagian atas rotinya agak tinggi, bisa juga pakai loyang yang lebih besar.
Saya panggang di rak bawah. Setelah 10 menit, saya tutupi permukaan atas roti dengan silmat atau baking paper agar tidak hangus. Karena, posisi atas roti sangat dekat dengan elemen pemanas oven.
Karena tidak pakai bahan pengawet, roti cepat jamuran Sebaiknya, habiskan kurang dari 3 hari setelah dibuat.
Kalau bosan makan apel dengan cara biasa, membuatnya menjadi apple pie bisa menjadi salah satu cara makan apel yang asyik.
Proses pembuatan apple pie ini terdiri dari pembuatan isian apel, pembuatan kulit pie, pembentukan, dan pematangan apple pie.
Meskipun prosesnya panjang, tapi cukup mudah. Isian apel dapat dibuat pada malam hari sebelumnya. Jadi, keesokan harinya tinggal bikin kulit pie dan lanjut ke proses selanjutnya.
Resep isian apple pie ini saya contek dari blog Ricke Ordinary Kitchen. Tapi, saya hanya pakai 1/2 resepnya saja. Untuk kulit pie-nya, saya pakai resep kulit pie tanpa telur yang biasanya saya bikin untuk membuat pie buah, pie susu, ataupun pie keju (cheese tart).
Resep Mini Apple Pie
Hasil: ± 14 pcs apple pie diameter 7 cm
Bahan isian:
500 gr (3 buah) apel Malang
2 sdt sari lemon
35 gr gula merah
50 gr gula pasir
1/2 sdt kayumanis bubuk
1/8 sdt biji pala bubuk (optional)
1 sdm tepung maizena
25 gr margarin
Bahan adonan kulit pie:
150 gr margarin
250 gr tepung terigu protein sedang atau rendah
30 gr gula bubuk
1/2 sdt garam
2 - 4 sdt air es
Cara membuat:
Buat isian: Kupas apel dan potong kecil-kecil. Beri sari lemon, aduk rata.
Tambahkan gula merah, gula pasir, kayumanis bubuk, dan biji pala bubuk. Aduk rata, lalu simpan dalam kulkas minimal 30 menit hingga apel mengeluarkan sarinya.
Tambahkan tepung maizena, aduk rata. Lalu masak hingga sari apel mengental dan apel lunak. Matikan api.
Masukkan margarin, aduk rata. Biarkan panasnya hilang.
Buat kulit pie: campur tepung terigu, gula bubuk, dan garam. Aduk rata.
Tambahkan margarin, aduk rata hingga teksturnya agak menyerupai pasir atau gumpalan tanah.
Tambahkan air es, uleni hingga adonan kalis. Jangan terlalu lama menguleninya, asal tercampur rata saja.
Gumpal dan satukan adonan, bungkus dengan plastik. Simpan dalam kulkas minimal 1 jam.
Ambil adonan dan cetak dengan menggunakan cetakan pie. Tusuk-tusuk bagian dalam adonan. Ulangi hal tersebut hingga adonan habis.
Beri isian apel yang sudah dimasak. Agar lebih cantik, tutup bagian atasnya dengan sedikit anyaman kulit pie.
Panggang dengan suhu 180℃ selama 25 - 30 menit.
Catatan:
Sebelum diberi isian, kulit pie dapat dipanggang terlebih dahulu selama 10 menit. Setelah matang, angkat dan biarkan dingin. Isi dengan isian dan panggang lagi dengan suhu 180℃ selama 25 - 30 menit. Apple pie yang dimatangkan dengan cara seperti ini menghasilkan kulit pie yang lebih renyah.
Selain apel Malang, dapat juga menggunakan apel Granny Smith.
Jika filling apple-nya masih bersisa, jangan dibuang. Sisanya dapat dipakai untuk membuat apple turnovers atau apple pie ala Mc Donald's dengan menggunakan puff pastry instan.
Anak saya suka banget sari kacang kedelai. Tapi, kadang saya malas membuatnya. Jadi, sekali bikin, langsung bikin banyak sekalian. Cara pembuatannya sih sebenarnya mudah, tapi harus benar-benar ekstra sabar. Sabar pertama, kita harus merendam kacang kedelai selama 6-10 jam agar mengembang dan empuk. Sabar kedua, kita harus mengupas kulit kacang kedelainya. Kalau nggak dikupas sih bisa-bisa saja. Tapi, bau langunya kuat. Jadi kurang nikmat meminumnya. Oleh sebab itu, biasanya ditambahkan daun pandan atau vanili bubuk untuk menyamarkan bau khasnya tersebut. Dengan mengupas kulitnya, tanpa memakai daun pandan maupun vanili bubuk, sari kacang kedelai tidak terlalu berbau langu. Saya sudah pernah mencobanya.
Selain itu, satu hal lagi yang perlu diperhatikan adalah pada saat merebusnya. Gunakan api kecil dan sering-seringlah mengaduk sari kedelai. Merebusnya pun jangan sampai mendidih agar sari kedelai tidak pecah dan menggumpal. Oleh karena itu, gunakan air matang saat melumatkan kacang kedelainya.
Resep Sari Kacang Kedelai
Bahan-bahan:
500 gr kacang kedelai
4 liter air
5 lembar daun pandan
1/2 sdt vanili bubuk
200 - 400 gr gula pasir, sesuai selera
2 - 3 sdt garam, sesuai selera
Cara membuat:
Cuci bersih kacang kedelai. Rendam selama 6 - 10 jam. Gunakan air yang banyak saat merendam. Karena, kacang kedelai akan mengembang.
Tiriskan kacang kedelai. Rendam dengan air panas secukupnya saja untuk memudahkan kulit kedelai terkelupas. Kupas kulitnya agar hasil sari kacang kedelai tidak langu.
Blender dengan air matang secara bertahap. Lalu, saring dengan kain saringan susu atau saringan yang berlubang halus.
Masak sari kedelai dengan tambahan daun pandan. Gunakan api kecil saat memasaknya dan aduk-aduk agar tidak pecah. Jangan biarkan sari kedelai mendidih. Aduk dengan sendok kayu. Jika begitu diangkat sendok kayu berasap, matikan apinya. Cara lainnya dapat dilihat jika bagian pinggir sari kedelai sudah mulai berbuih, matikan api.
Tambahkan sedikit vanili bubuk, jika pakai.
Saring sari kedelai untuk hasil yang lebih bersih.
Beri gula pasir dan garam sesuai selera.
Catatan:
Boleh pilih salah satu antara daun pandan atau vanili bubuk sebagai penambah aroma.